Kekeringan Landa Sikka, Warga Pakai Air Batang Pisang Buat Minum-Mandi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggunakan air dari batang pohon pisang akibat krisis air bersih yang berlangsung selama tiga pekan terakhir. Salah satu warga, Nestor Langga, mengupas batang pohon pisang dan menyambungkannya dengan bambu untuk mengalirkan air ke dalam wadah. Air yang diperoleh, meski berrasa sepat dan agak pahit, digunakan untuk mandi, mencuci, hingga memasak. Nestor menyampaikan bahwa satu hari hanya bisa memperoleh dua hingga tiga liter air dari metode ini. Selain itu, ia menyatakan belum ada bantuan air bersih yang diterima warga desanya. Bupati Sikka, Yuventus Prima Yoris Kago, belum memberikan respons terkait situasi ini. Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sempat mengunjungi Palue dalam konteks safari politik dan mengunjungi korban gempa Flores, di mana warga juga mengungkapkan kebutuhan akan penyulingan air laut menjadi air tawal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 21.12
Pemkab Banyuwangi Salurkan 764 Ribu Liter Air Bersih ke 18 Dusun Terdampak Kekeringan
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 20.30
Kekeringan Makin Meluas, Pemprov Jateng Gelontorkan 75,4 Juta Liter Air Bersih
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.21
75,4 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Atasi Kekeringan di Jateng
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 13.34
Puluhan Desa di Jateng Kekeringan, BNPB: Ribuan Warga Krisis Air Bersih
Berita terkait
Menteri PU Ancam Copot Pejabat Ditjen SDA Buntut Temuan Sawah Kering
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 22.00
Tempo Scan Kirim 640.000 Liter Air, Tekan Dampak El Nino di RI
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 17.58
Tempo Scan Group Respons Kekeringan Lewat Bantuan Air Bersih Nasional
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 17.24
Tempo Scan Group Respons Cepat Dampak El Nino Lewat Bantuan Air Bersih Nasional
Detik.com · 28 September 2026 pukul 15.55