Kekeringan Mengancam 91 Desa di Lamongan, BPBD Siapkan 5 Truk Tangki
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kekeringan di Kabupaten Lamongan menyentuh 91 desa, menimbulkan kelangkaan air bersih. Untuk menanggapi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan menyalurkan air bersih ke 15 desa tersebar di sembilan kecamatan hingga 18 Agustus 2026. Distribusi air bersih telah mencapai 22 dusun dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 3.095 kepala keluarga (KK). Kepala Pelaksana BPBD, Sami’an, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pemantauan, laporan, dan permintaan dari wilayah yang terdampak. Untuk mendukung operasional, BPBD menyiapkan lima truk tangki serta perlengkapan seperti tandon air, terpal, dan jeriken.
Dampak kekeringan tidak hanya terbatas pada ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berpotensi menurunkan produktivitas pertanian akibat keterbatasan air untuk irigasi. Hal ini menunjukkan pentingnya upaya penanggulangan yang dilakukan BPBD untuk memastikan kelangsungan hidup dan aktivitas masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.42
Warga Kulon Progo Dapat Bantuan 48.000 Liter Air Bersih
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.34
Andre Rosiade: Prabowo Kucurkan Rp1 T Benahi PDAM Padang, SPAM Palukahan Segera Dibangun
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.30
Kekeringan Meluas, Ribuan Hektare Sawah Terpaksa Menganggur
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.07
1.354 Hektare Sawah di Kabupaten Bekasi Terancam Kekeringan
Berita terkait
Kemarau Panjang Meluas, 11 Daerah di Sultra Tetapkan Status Darurat Kekeringan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.25
75,4 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Atasi Kekeringan di Jateng
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.21
Menteri PU Ancam Copot Pejabat Ditjen SDA Buntut Temuan Sawah Kering
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 22.00
Pemerintah Perkuat Penanganan Kekeringan, Tangani 141.440 Hektare Sawah
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 12.54