Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 yang dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ditargetkan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah setiap tahun, setara dengan 45 persen timbulan sampah di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Dari sisi energi, proyek ini diproyeksikan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai lebih dari 100.000 rumah masyarakat Bogor Raya. Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Patria Sjahrir, menyatakan bahwa PSEL Bogor Raya 1 juga diharapkan mengurangi emisi karbon sebesar 640.000 ton setara CO2 setiap tahun, sekaligus menekan emisi dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) hingga 80 persen. Proyek bernilai Rp2,8 triliun ini juga diperkirakan menciptakan sekitar 1.200 lapangan kerja dan mengurangi kebutuhan lahan TPA sekitar 80 persen. Dengan mengarahkan sampah yang sebelumnya berakhir di TPA untuk diolah menjadi energi, PSEL Bogor Raya 1 menjadi bagian dari upaya pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan. Pembangunannya kini memasuki tahap penting setelah ditandatanganinya perjanjian jual beli listrik, dan proyek ini juga melanjutkan pengembangan solusi pengelolaan sampah sebelumnya dilakukan Danantara di Kota Bekasi dan Denpasar Raya.
Bagikan
Berita terkait
PSEL Bogor Bakal Olah 500 Ribu Ton Sampah-Kurangi Emisi Karbon 640 Ribu Ton
Detik.com · 17 September 2026 pukul 17.28
PSEL Bogor Dibangun, 1.500 Ton Sampah Diolah Jadi Listrik Tiap Hari
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.44
Sulap Sampah Jadi Listrik untuk 100.000 Rumah, Danantara Investasi Rp2,8 Triliun di Bogor
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 15.37
Danantara Gelontorkan Rp 2,8 T untuk PSEL Bogor, Suplai Listrik 100 Ribu Rumah
kumparan · 17 September 2026 pukul 13.50