Keluarga Korban Kericuhan Pejompongan Pertimbangkan Lapor Polisi, Tunggu Hasil Visum
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keluarga Faturohman (18), pelajar MA Jamiat Kheir yang mengalami penganiayaan saat kericuhan di Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih mempertimbangkan membuat laporan polisi. Keputusan ini akan dihadapi setelah visum selesai dilakukan. Saat ini, Fatur sedang dirawat di RSUD Tarakan. Guru korban, Ahmad Fahmi, dan ayahnya telah datang ke Polsek Tanah Abang untuk mengurus surat pengantar visum yang diperlukan rumah sakit.
Bagikan
Berita terkait
Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Alami 12 Jahitan Akibat Luka Sajam, Ada Bekas Sundutan Rokok
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 21.42
Balita 3 Tahun di Malang Ditemukan Kritis di Depan Rumah Nenek, Ibu & Pasangan Ditangkap
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 19.07
Pelajar Korban Demo Ricuh Pejompongan Jalani Perawatan di RSUD Tarakan
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 18.35
Pramono Melayat ke Rumah Bambang, Korban Tewas Kericuhan 27 Agustus
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 05.56