Kemarau Panjang, Bendung Wilalung Kudus Sudah 3 Bulan Mengering
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bendung Wilalung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami kekeringan selama tiga bulan terakhir akibat kemarau panjang. Kondisi ini terlihat dari mengeringnya 11 pintu air dan munculnya retakan tanah aluvial di area bendung. Namun, kekeringan ini tidak berdampak pada irigasi sawah karena fungsi utama Bendung Wilalung saat ini hanya sebagai penampung dan pengendali banjir, bukan pengalir air irigasi.
Di sisi lain, BPBD Kudus melaporkan dampak kemarau yang lebih luas di lima desa, yaitu Glagahwaru, Colo, Setrokalangan, Kedungdowo, dan Mijen. Kekeringan tersebut berdampak pada 1.031 KK atau sekitar 3.154 jiwa. Pemerintah telah melakukan dropping air bersih sejak Juli hingga September 2026 untuk memenuhi kebutuhan warga di wilayah terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.15
Sejumlah Wilayah Jakarta Mulai Kekeringan, Pramono Minta Distribusi Air Dilakukan
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 09.52
Pemkab Kapuas Perpanjang Masa Tanggap Darutat Karhutla Selama 14 Hari
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 05.40
25 Kecamatan di Tangerang Awas Kekeringan, 62.076 Jiwa Terdampak
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.00
Krisis Air Bersih di Purwakarta Meluas ke 55 Desa di 15 Kecamatan
Berita terkait
Kekeringan Terjang Bali, 15 Desa di Empat Kabupaten Terdampak, BPBD Bergerak
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.21
Bali Dilanda 132 Kebakaran Selama Musim Kemarau
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 08.37
Gubernur Banten Minta Jajarannya Jamin Warga Dapat Air Saat Kemarau Panjang
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.22
Ketua DPRD DKI Usul Air Laut Diubah Jadi Air Bersih Atasi Kekeringan
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.10