Kemarau Panjang, Warga Pingku Bogor Tempuh 4 Kilometer demi Air Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kemarau panjang yang berlangsung hampir tiga bulan menyebabkan krisis air bersih di Desa Pingku, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Warga harus menempuh perjalanan hingga empat kilometer untuk mendapatkan air dari satu-satunya sumur yang masih mengeluarkan air. Setiap hari, mereka membawa galon kosong menggunakan sepeda motor ke sumur yang berada jauh dari permukiman untuk memenuhi kebutuhan memasak, mandi, dan mencuci.
Salah seorang warga, M Fickie, mengatakan warga harus mengantre, terutama pada pagi dan sore hari, karena banyak yang bergantung pada sumur tersebut. Seluruh sumur di lingkungan tempat tinggalnya telah mengering. Fickie menyebut jarak sumur sekitar tiga sampai empat kilometer dari rumah dan belum ada bantuan yang diterima. Air minum harus dibeli, sementara untuk mandi warga mengambil dari sumur tersebut.
Keluhan serupa disampaikan warga lain bernama Syamsul. Sumur di rumahnya sudah mengering sejak sekitar dua bulan terakhir dan ia belum menerima bantuan air bersih. Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan karena sebagian besar sumur warga masih mengering dan krisis air bersih belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 19.21
Sungai Ciliwung di Bogor Surut saat Kemarau, Jadi Tempat Bocah Main Layangan
Berita terkait
Terdampak kemarau, sejumlah warga di Grobogan manfaatkan air belik
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 18.53
Warga Terdampak Kekeringan di Bogor Bertambah Jadi 140 Ribu Jiwa
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.06
Peduli Lingkungan, Deltalube Sumbang Penampungan Sampah untuk Warga
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 01.51
Wamensos Serahkan Bantuan Korban Gempa NTT, Kemensos Perkuat Penanganan Darurat
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.18