Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memfasilitasi workshop pengelolaan krisis komunikasi pemerintah di Jakarta, 15-18 September 2026. Staf Ahli Menteri Anwar Harun Damanik menekankan pentingnya pendekatan sistematis melalui deteksi, verifikasi, koordinasi, amplifikasi, dan evaluasi. Krisis komunikasi sering kali berawal dari kesalahan penyampaian atau ketidakakuratan data yang menjadi isu publik. Pengelolaan krisis harus cepat, akurat, berbasis data, konsisten, dan kontekstual. Aparatur komunikasi publik harus responsif terhadap perkembangan teknologi dan tidak lagi mengandalkan metode konvensional. Setiap informasi publik harus didasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan untuk mencegah munculnya persoalan baru. Pengelolaan krisis membutuhkan koordinasi antar-komponen pemerintahan, termasuk antara pemerintah pusat dan daerah. Pemda memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat. Kepercayaan publik terbentuk melalui konsistensi antara kebijakan, tindakan, dan komunikasi pemerintah.
Bagikan
Berita terkait
Kemendagri Minta Krisis Komunikasi Pemerintah Ditangani Berbasis Data
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.50
Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah Cepat & Berbasis Data
kumparan · 17 September 2026 pukul 12.30
Komdigi: Kepercayaan Publik jadi Ujian Utama bagi Pemerintah dalam Adopsi AI
JawaPos · 16 September 2026 pukul 14.30
Jelang 2 Tahun, Publik Tagih Janji-janji Prabowo-Gibran
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 10.45