Kemendes: Perlu sinergi bangun ekosistem produk unggulan desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyatakan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, desa, lembaga ekonomi desa, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem produk unggulan desa. Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Desa dan PDT, Dicky Yosepial, menekankan pentingnya dukungan pengetahuan, pendampingan, akses informasi, dan peluang pengembangan pasar untuk pelaku ekonomi desa. Potensi ekonomi desa mencakup sumber daya alam, kreativitas masyarakat, UMKM, BUMDes, koperasi, kelompok usaha, dan kelompok tani. Namun, tantangan seperti pengetahuan ekspor, kapasitas produksi, kemasan, legalitas, pemahaman pasar, penentuan harga, pemasaran digital, dan logistik masih menghambat. Strategi Pelatihan Desa Ekspor dilakukan untuk meningkatkan kapasitas secara terencana melalui pemaparan materi, studi kasus, penilaian mandiri, praktik, dan penugasan. Tags": ["ekonomi desa", "produk unggulan desa", "ekspor", "sinergi pemerintah", "pembangunan daerah tertinggal"]
Bagikan
Berita terkait
Emil Dardak Ungkap Penyebab Macet di Pelabuhan Ketapang
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.40
Tawaran Rp 443 T Ditolak, Raksasa Emas Gagal Merger
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.40
Dukung Asta Cita Indonesia Emas 2045, 61 Perusahaan Raih CSR & PDB Awards 2026
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.38
Polres Grobogan Edukasi soal AI dan Bullying saat Kegiatan Upacara di Sekolah
Detik.com · 28 September 2026 pukul 16.36