Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Indonesia-Prancis lewat Program Residensi Rimbaud

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat diplomasi Indonesia-Prancis melalui Program Residensi Rimbaud, yang menghadirkan penulis Prancis-Haiti Louis-Philippe Dalembert untuk menjalani residensi sastra selama tiga bulan di Semarang. Program ini digagas Kedutaan Besar Prancis, Institut français d’Indonésie (IFI), dan Pemerintah Kota Semarang, bertujuan sebagai ruang pertemuan antara penulis, masyarakat, akademisi, dan komunitas sastra. Kehadiran Dalembert diharapkan menghasilkan karya yang merekam pengalaman Indonesia dari perspektif penulis internasional.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini sebagai bagian upaya memperluas peran bahasa dan sastra sebagai instrumen diplomasi. Melalui Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Kemendikdasmen akan memberikan dukungan terkait bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan literasi untuk memperkaya proses kreatif Dalembert.

Residensi Rimbaud, yang mengambil nama penyair Prancis Arthur Rimbaud, diluncurkan di Jakarta pada 10 September 2026 dan sejalan dengan Deklarasi Borobudur mengenai kerja sama kebudayaan Indonesia dan Prancis. Dalembert, yang kini tinggal di Paris, akan berkarya di Lawang Sewu dan berinteraksi dengan berbagai pihak melalui diskusi dan lokakarya hingga November 2026. Kedutaan Besar Prancis dan IFI juga merencanakan pengembangan program serupa di wilayah lain Indonesia.

Berita terkait