Kemendukbangga ingatkan pentingnya pengasuhan tanpa kekerasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengingatkan pentingnya membangun fondasi pengasuhan tanpa kekerasan sejak masa calon pengantin untuk menciptakan keluarga harmonis. Plt Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan Kemendukbangga/BKKBN Yuni Hastutiningsih menjelaskan bahwa rumah tangga ideal yang bebas kekerasan akan menghasilkan anak-anak yang sehat, cerdas, dan hebat. Persiapan pernikahan menurutnya bukan hanya soal kesiapan emosional, tetapi juga perencanaan peran suami-istri dan kebutuhan keluarga setelah menikah.
Kemendukbangga/BKKBN terus berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk meningkatkan pembinaan calon pengantin, termasuk melalui tim pendamping keluarga (TPK) dan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) agar pemuda memahami peran sebagai orang tua sejak dini. Yuni juga menyoroti siklus kekerasan dalam rumah tangga di mana kekerasan yang dialami ibu berpotensi berpindah kepada anaknya. Ia menekankan bahwa keluarga yang lembut dan penuh kasih sayang memiliki dampak besar bagi perkembangan anak menjadi pribadi yang hebat.
Bagikan
- pengasuhan tanpa kekerasan
- keluarga harmonis
- kemendukbangga
- calon pengantin
- kekerasan dalam rumah tangga
Berita terkait
Kemendukbangga Gelar Upacara 17 Agustus Inklusif Bersama Lansia
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 13.46
Motif Wanita di Lumajang Potong Kelamin Suami Pakai Celurit: Sering Selingkuh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 19.42
Potong Kelamin Suami, Istri di Lumajang Ditangkap Polisi
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.30
Pria di Serang Ini Menganiaya Istri yang Baru Pulang dari Arab Saudi, Sontoloyo
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.16