Kemenhub Sediakan 309 Rute Pesawat Perintis di 3T, Anggarannya Segini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyusun anggaran Rp6,12 triliun untuk Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada tahun 2027. Anggaran ini meningkat dari Rp5,29 triliun dengan tambahan Rp837,2 miliar, namun masih ada kebutuhan belanja yang belum terpenuhi sebesar Rp8,01 triliun. Total anggaran dialokasikan untuk infrastruktur konektivitas (Rp3,29 triliun) dan dukungan manajemen (Rp2,84 triliun).
Layanan penerbangan perintis mendapat alokasi Rp788,51 miliar untuk 309 rute (262 penumpang, 47 kargo) di 23 koordinator wilayah perintis. Pengembangan bandar udara fokus pada kawasan 3TP (3T: Terdepan, Terluar, Terdepan) dengan 12 lokasi perencanaan dan 45 lokasi pemenuhan bangunan operasional. Rehabilitasi bandar udara pasca-bencana mencakup 8 lokasi di Sumatra dan NTT.
Keselamatan dan keamanan penerbangan mendapat alokasi Rp1,176 triliun atau 19,19% dari total anggaran. Fasilitas keselamatan ditingkatkan di 31 lokasi dengan rehabilitasi prasarana, peralatan keadaan darurat, X-ray, WTMD, dan CCTV. Bandara seperti Wanam, Mopah, Nop Goliat Dekai, dan Gorontalo menjadi fokus pengembangannya.
Bagikan
- anggaran penerbangan
- bandar udara
- penerbangan perintis
- keselamatan penerbangan
- infrastruktur transportasi
Berita terkait
Pesawat Garuda Rute Jakarta–Makassar Pecah Ban, Ari Lasso dan Penumpang Lain Dipastikan Selamat
JawaPos · 3 September 2026 pukul 16.00
Pesawat Garuda yang Ditumpangi Ari Lasso Pecah Ban di Udara, Kemenhub Buka Suara Ungkap Kronologi
JawaPos · 3 September 2026 pukul 14.46
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban saat Take Off dari Jakarta
Detik.com · 3 September 2026 pukul 14.10
10 Stasiun Kereta Tertua di Dunia, Beroperasi Sejak 1830
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 08.00