Kemenhut: Anak Gajah Sumatera Yuna Mati Diduga Diserang Virus EEHV
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kehutanan mengungkapkan bahwa anak gajah sumatera bernama Yuna di Pusat Latihan Gajah Saree, Aceh meninggal karena serangan virus EEHV (Elephant Endotheliotropic Herpesvirus). Yuna berusia di bawah tiga tahun dan sempat aktif beraktivitas hingga pukul 16.00 WIB pada hari kematiannya, kemudian mendadak lemas dengan gejala seperti mata merah, wajah bengkak, dan lidah kebiru. Tim medis langsung memberikan infus dan multivitamin, namun kondisinya memburuk dalam hitungan jam dan meninggal pada pukul 20.48 WIB. Sampel organ diambil untuk pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab pasti. EEHV merupakan virus mematikan yang menyerang lapisan dalam pembuluh darah gajah, dapat memicu kebocoran darah dan kematian dalam waktu singkat. BKSDA Aceh segera melakukan deteksi dini pada tiga gajah anakan lainnya (Gerry, Yuyun, Dilan) yang berusia di bawah 14 tahun untuk mencegah penyebaran virus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.02
Kemenhut Beberkan Penyebab Kematian Gajah Yuna di PLG Saree Aceh
Berita terkait
Menhut Raja Juli: SRAK Harus Jadi Pedoman yang Dijalankan, Bukan Sekadar Dokumen
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.46
Anggota DPR RI Rajiv Minta Pemerintah Anggarkan Vaksin untuk Anak Gajah
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 21.31
Hari Gajah Sedunia, Tantangan Upaya Menjaga Populasi
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.33
BKSDA Riau Apresiasi Kapolda Hadirkan Breeding Area: Langkah Nyata Konservasi Gajah
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.28