Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemenkes: 25 Ribu Penyintas Gempa NTT Terserang ISPA

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 25.017 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada penyintas gempa di tujuh kabupaten Pulau Flores, NTT. Kasus ISPA menjadi penyakit paling banyak diderita pasca-gempa bumi magnitudo 7,7 pada 6 Agustus 2026. Dari total korban, 26.545 kasus terjadi pada anak usia 0-5 tahun, sementara 86.791 kasus pada usia lebih dari 5 tahun. Selain ISPA, dermatitis tercatat 1.573 kasus dan diare 1.512 kasus di lokasi pengungsian. Untuk mengatasi krisis kesehatan, Kemenkes memobilisasi 868 relawan kesehatan gabungan dan mengirimkan bantuan logistik medis termasuk obat, IV, masker, serta peralatan sanitasi. Di tiga hari pertama pasca-gempa, 169 puskesmas di wilayah terdampak mengalami kerusakan. Data merupakan hasil rekapitulasi tim gabungan BNPB hingga 25 hari setelah gempa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait