Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemenkes Catat 22 Kasus Super Flu pada 2026, Ditemukan di 6 Provinsi

Kementerian Kesehatan mencatat 22 kasus influenza A H3N2 subklade K, yang biasa disebut 'super flu', sepanjang 2026. Jumlah ini menurun dibandingkan 2025, ketika tercatat 166 kasus. Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menyatakan bahwa kasus terakhir ditemukan pada minggu ke-16 (April 2026), dan hingga minggu ke-38 (September 2026) tidak ada kasus baru. Kasus subklade K tersebut tersebar di enam provinsi: DKI Jakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan. Sejak 2025 hingga 2026, subklade K telah terdeteksi di 20 provinsi di Indonesia. Andi menjelaskan bahwa istilah 'super flu' adalah istilah umum, bukan istilah resmi dari WHO, dan subklade ini bukan varian dominan di Indonesia. Untuk kasus di Indonesia, yang paling banyak ditemukan adalah influenza A H1N1pdm09. Berdasarkan kelompok usia, kasus subklade K pada 2026 paling banyak ditemukan pada anak usia 0-4 tahun dan 5-9 tahun, masing-masing sebanyak delapan kasus. Lima kasus tercatat pada kelompok usia 10-17 tahun, dan satu kasus pada kelompok usia 18-59 tahun. Kemenkes juga melaporkan bahwa positivity rate influenza pada pemantauan ILI meningkat menjadi 56 persen dan masuk kategori sedang, sementara pemantauan SARI masih menunjukkan aktivitas influenza dalam kategori rendah. Kemenkes mengimbau masyarakat tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala influenza berat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait