Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenkes Minta TEP Petakan Persoalan Kesehatan di Kawasan Transmigrasi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 untuk memetakan persoalan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di kawasan transmigrasi. Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Maria Endang Sumiwi menekankan bahwa keberhasilan menuju Indonesia Maju tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari hidup sehat yang lebih lama. Ia menyebut angka harapan hidup orang Indonesia rata-rata 74 tahun, jauh di bawah Singapura yang 84 tahun. Di dalam negeri, DKI Jakarta sekitar 76 tahun, sementara Papua Pegunungan masih 67-68 tahun.

Maria meminta 1.476 peserta TEP melihat langsung persoalan kesehatan di lokasi penugasan, termasuk pada bayi, remaja, dewasa, dan lansia. Pola penyebab kematian di Indonesia telah bergeser: stroke tetap penyebab utama, disusul serangan jantung, diabetes, dan gagal ginjal yang masuk 10 besar. Menurutnya, banyak penyakit bisa dicegah sejak dini, dan ia mengingatkan tujuh kebiasaan hidup sehat: makan bergizi, aktivitas fisik, lingkungan bersih, tidak merokok, imunisasi, kesehatan mental, dan cek kesehatan gratis tahunan.

Peserta TEP didorong mendatangi puskesmas, pustu, dan posyandu. Program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 70 juta orang, menargetkan 130 juta pemeriksaan, meski akses di Papua masih rendah. Papua Tengah memiliki 127 puskesmas, 88 di antaranya terpencil dan 23 sangat terpencil. Maria berharap TEP 2026 mendukung Asta Cita Kesehatan melalui cek kesehatan gratis, penanggulangan TBC, dan pembangunan rumah sakit.

Berita terkait