Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenkes Sebut Udara di 8 Daerah Kalteng Tak Sehat-Berbahaya Imbas Karhutla

Kementerian Kesehatan mencatat kondisi udara tak sehat hingga berbahaya di delapan dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan Situasi Report Kemenkes per 20 Agustus 2026, tiga kabupaten/kota berada dalam kategori sangat tidak sehat, empat kabupaten/kota tidak sehat, dan satu kabupaten/kota berstatus berbahaya. Sisa enam kabupaten/kota berada dalam kategori sedang. Namun, Kemenkes belum merilis secara rinci wilayah mana yang termasuk dalam masing-masing kategori tersebut.

Kondisi udara yang buruk bertepatan dengan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kalteng. Jumlah kasus ISPA mencapai 475 pada 18 Agustus 2026, lalu naik menjadi 547 kasus pada 19 Agustus 2026. Untuk menanggapi situasi ini, Kemenkes bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam upaya penanggulangan.

Dalam rencana penanggulangan risiko krisis kesehatan akibat karhutla, Dinkes Kalteng telah menyiapkan obat-obatan, masker, oksigen, dan logistik kesehatan. Selain itu, pihih mereka melakukan pemantauan dan surveilans kasus ISPA, serta menyiapkan ruang oksigen di puskesmas dan kantor Dinkes. Hingga 20 Agustus 2026, Kalteng telah menerima 42.400 masker dan 28 unit oxygen concentrator dari logistik kesehatan yang dimobilisasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait