Kemenko IPK: Ada kajian awal perpanjangan kereta cepat ke Surabaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) telah memulai studi awal untuk memperpanjang jalur kereta cepat dari Bandung ke Surabaya. Studi tersebut mencakup tiga opsi trase dan akan menjadi dasar bagi kajian lanjutan untuk menentukan jalur yang akan dipilih, menurut Asisten Deputi Pengembangan Konektivitas Antar Wilayah Kemenko IPK, Djoko Hartoyo.
Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa restrukturisasi keuangan proyek Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung (KCJB) akan menjadi tolok ukur sebelum pemerintah memutuskan perluasan jalur ke Surabaya dan bahkan ke Banyuwangi. Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono menegaskan hasil restrukturisasi tersebut akan menjadi dasar evaluasi kelayakan perluasan jalur. Sebelumnya, Menteri Koordinator Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengindikasikan bahwa keberlanjutan proyek Whoosh ke Jawa Timur akan dilakukan secara paralel sambil menunggu restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China, dan ia telah bertemu dengan Kementerian Keuangan serta Danantara Indonesia untuk membahas rencana perluasan operasional hingga Banyuwangi.
Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan menunjuk AHY sebagai ketua komite berdasarkan Peraturan Presiden No. 29/2026. Upaya ini juga mencakup jaminan bahwa penyelesaian utang Whoosh tidak akan membebani anggaran negara.
Bagikan
Berita terkait
Buka Store 5.0 Pertama di Surabaya, Infinix Hadirkan Ekosistem Gadget-Promo Rp10 Ribu
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.10
inDrive Luncurkan Jasa Tak Berbayar untuk Menghormati Para Veteran di Jatim
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.33
Jadwal Playoffs MPL ID S18 Masih Rahasia, Tapi Lokasi Main di Surabaya
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.46
Terungkap! Ini Motif Ojol Lempar Molotov ke 2 Pos Polisi di Surabaya
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.07