Kemenpar: Penutupan Bromo tidak Menurunkan Minat Wisatawan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyatakan bahwa penutupan Kawasan Denah Wisata (Bromo) tidak menurunkan minat wisatawan karena faktor keselamatan tetap menjadi kunci utama. Staf Ahli Kemenpar, Fadjar Hutomo, menjelaskan persepsi publik tentang keamanan sangat berpengaruh pada kunjungan wisatawan. Bromo tetap diminati meski pernah mengalami kebakaran hutan karena dipersepsikan aman. Kemenpar mengidentifikasi penyebab kebakaran di savana sebagai aktivitas manusia dan kondisi alam ekstrem. Untuk memperkuat citra, Jatim Park melakukan monitoring media sosial 24 jam dengan tim khusus untuk menangani hoax dan keluhan. Selain itu, Kemenpar berupaya menarik wisatawan India melalui Fam Trip dan memanfaatkan konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur untuk menarik wisman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 19.50
Penutupan Bromo Tak Menurunkan Minat Wisatawan, Keamanan Jadi Kunci Destinasi
Berita terkait
Wisata Bromo Tutup Gara-Gara Karhutla, 56 Personel Gabungan Dikerahkan
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 14.03
Okupansi Hotel di Mataram Jelang MotoGP 2026 Masih di Bawah 50 Persen
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.39
Kemenpar percepat pemulihan destinasi terdampak bencana
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 07.44
Sabana Dekat Bukit Teletubbies Kebakaran, Akses Bromo via Jemplang Ditutup
Detik.com · 10 September 2026 pukul 23.29