Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemensos Buka Dapur Umum dan Suplai Logistik Nagekeo

Kementerian Sosial (Kemensos) terus mendampingi korban gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga 19 Agustus, petugas hadir di lapangan untuk melayani warga pengungsi, menyalurkan bantuan, mengoperasikan dapur umum, dan melakukan asesmen kebutuhan. Penanganan dilakukan di tujuh kecamatan terdampak: Boawae, Mauponggo, Keo Tengah, Wolowae, Aesesa, Aesesa Selatan, dan Nangaroro. Berdasarkan data sementara, 3.042 kepala keluarga atau 12.170 jiwa terdampat. Sebanyak enam orang dilaporkan meninggal dunia, dan Kemensos akan memberikan santunan Rp15 juta per korban setelah proses verifikasi selesai.

Dampak gempa meliputi 4.829 rumah terdampat, dengan 1.702 rumah rusak berat, 560 rusak sedang, dan 2.567 rusak ringan. Selain itu, 110 fasilitas terdampat, termasuk 85 fasilitas pendidikan, 8 fasilitas kesehatan, dan 17 tempat ibadah. Warga berada di berbagai titik pengungsian, baik komunal maupun mandiri, seperti di Desa Anakoli, Lape, Dadiwuwu, Malaruma, dan sepanjang Jalan Desa Aelape hingga SDLB di Kecamatan Aesesa.

Untuk memenuhi kebutuhan makan, dapur umum Kemensos di Lapangan Kantor Kapet, Kecamatan Aesesa, terus beroperasi. Sejak 17 Agustus, produksi makanan meningkat dari 1.000 porsi pada hari pertama hingga 4.000 porsi pada 19 Agustus, total 8.000 porsi dalam tiga hari. Selain itu, Kemensos mendistribusikan logistik senilai Rp475.102.995 melalui Sentra Efata Kupang, termasuk paket makanan anak, family kit, kasur, selimut, tenda, dan lainnya. Kemensos juga melakukan belanja langsung sebanyak 500 paket sembako untuk mempercepat distribusi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait