Kementerian ESDM kembangkan energi terbarukan di Pulau Buru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mengembangkan energi terbarukan di Pulau Buru, Maluku, untuk memperkuat pasokan listrik berbasis bersih dan mendukung ekonomi lokal. Direktur Jenderal EBTKE, Prof Eniya Listiani Dewi, menyatakan program ini menyediakan listrik serta mendorong kesejahteraan masyarakat. RUPTL 2025-2034 mencakup panas bumi, hidro, surya, dan biomassa. Proyek andalan WKP Wapsalit berkapasitas 20 MW dengan COD 2028, didukung PLTA Way Tina 12 MW, PLTM Wae Mala 1,1 MW, PLTS Namlea 5 MW dengan BESS, serta PLTBm Namlea 2 10 MW COD 2029. Energi terbarukan dapat menyuplai cold storage untuk perikanan dan pengeringan komoditas. Nasional bauran EBT mencapai 18,3 persen, namun pulau-pulau kecil masih bergantung pada BBM. Kementerian mendorong transisi energi di daerah terpencil dengan sumber lokal.
Bagikan
Berita terkait
Sampah Plastik Bisa Jadi BBM Terbarukan, Bahkan Lebih Bagus Solar
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.20
Kementerian ESDM Pastikan Kualitas B50 Baik saat Uji Coba
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 05.00
Pemerintah Buka Lelang 14 WK Panas Bumi, Kapasitasnya 732 MW
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.05
PLTS Baru Sumbang 0,51% Bauran Energi, ESDM Kejar Realisasi Awal 5,3 GWp
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 12.15