Kementerian PKP bangun 360 huntap bagi korban bencana di Agam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun 360 unit hunian tetap (huntap) terpadu pada 2026 bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pembangunan ini menggunakan dua lokasi lahan, yaitu 280 unit di bekas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Inang Sari Sungai Jariang (Kecamatan Lubuk Basung) dan 80 unit di lahan Balai Benih Ikan (BBI) Gumarang (Kecamatan Palembayan). Proses tender ditargetkan selesai pertengahan September agar konstruksi dapat segera dimulai.
Selain bantuan pemerintah, total huntap yang akan dibangun pada 2026 mencapai 620 unit. Jumlah ini termasuk 180 unit dari Yayasan Buddha Suci dan 100 unit dari Baznas RI. Penerima bantuan telah ditetapkan melalui SK Bupati Agam. Setiap donatur memiliki opsi untuk menggunakan material bata interlock, sepablock dari PT Semen Padang, atau teknologi Rumah Anti Gempa (RAG) dari Universitas Andalas. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan bagi penyintas di beberapa kecamatan seperti Palembayan, Tanjung Raya, dan Malalak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.15
Huntap di Agam Pakai Teknologi Rumah Anti Gempa hingga Sepablock
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.20
Perbaikan Lembah Anai Pascabencana Sumatera Barat Rampung
Berita terkait
KKN di Wilayah Terdampak Bencana, Mahasiswa MNC University Gali Potensi Wisata Agam
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 10.47
KKN Tematik 2026 di Agam Libatkan 217 Mahasiswa dari 34 Perguruan Tinggi
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 09.33
Gempa NTT M 7,7: Barang Kolong Terdampak Parah, 1.400 Warga Mengungsi
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 05.20
Cerita Yanti Melihat Ibu Tertimpa Tembok saat Gempa NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 03.01