Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air untuk Warga Lombok Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan 12 ribu liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, menyusul penetapan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di wilayah tersebut. Bantuan didistribusikan menggunakan mobil tangki ke Dusun Gerebegan, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, dan Dusun Madak Belek 2, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, untuk memenuhi kebutuhan 220 kepala keluarga yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas kementerian, terutama bagi masyarakat terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino. Selain distribusi darurat, kementerian menjalankan strategi jangka menengah dan panjang melalui optimalisasi bendungan, embung, jaringan irigasi, dan operasi waduk untuk menjaga ketersediaan air baku dan air irigasi.
Kepala BPBPK NTB Dades Prinandes menyatakan bahwa kecepatan penanganan menjadi faktor penting untuk mengurangi dampak kekeringan. Distribusi ini merupakan bagian dari implementasi PU 608, sistem respons cepat Kementerian PU dalam penanggulangan bencana yang mengedepankan mobilisasi personel, peralatan, dan dukungan teknis guna memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan dasar saat kondisi darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.00
Pemkab Bekasi Salurkan 3,6 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.11
Warga Kalidadap 1 Bantul Mulai Kesulitan Air Bersih
Berita terkait
Pemerintah Perkuat Penanganan Kekeringan, Tangani 141.440 Hektare Sawah
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 12.54
Kementerian PU Kirim 11.800 L Air ke Warga Terdampak Kemarau Jonggol
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.58
Sumur Mengering, BPBD Ciamis Pasok Air 766.000 Liter untuk 14.847 Warga Terdampak
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 18.56
22 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, 84 Ribu Orang Terdampak
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.57