Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Prioritaskan Pemulihan Infrastruktur Terdampak Gempa Flores
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,0 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026, menyebabkan 71 korban jiwa dan 59.647 warga mengungsi. Bencana ini juga memicu tsunami, tanah longsor, dan kerusakan massal pada infrastruktur, termasuk 19.297 unit rumah, 1.378 satuan pendidikan, 502 sekolah, 173 rumah ibadah, serta jaringan jalan dan irigasi. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera mengirimkan tim dan alat berat untuk memulihkan akses transportasi dan fasilitas dasar. Sejumlah jalan nasional, termasuk jalur Trans Flores, kini sedang dibuka kembali dengan 40 titik longsoran telah ditangani. Prioritas juga diberikan pada penyediaan air bersih dan sanitasi di pengungsian, serta verifikasi keamanan bangunan publik sebelum digunakan kembali. Pemerintah berkomitmen menerapkan prinsip "build back better" dalam rekonstruksi agar infrastruktur lebih tahan gempa di masa depan. Distribusi bantuan tetap dioptimalkan dengan sistem yang terdata dan tepat sasaran, termasuk dukungan dari negara sahabat seperti Tiongkok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.13
FOTO: Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.15
Update Gempa Flores: 71 Korban Meninggal, 59.647 Orang Pengungsi
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 05.00
Ribuan Gempa Susulan dan Kecemasan Warga NTT yang Belum Usai
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.10
Gibran Minta Maaf Penanganan Gempa NTT Masih Banyak Kekurangan
Berita terkait
Tiga Gempa dalam Sehari, Sinyal Aktivitas Tektonik Indonesia?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.43
Gempa NTT M 7,7: Barang Kolong Terdampak Parah, 1.400 Warga Mengungsi
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 05.20
Nyaris 10.000 Orang mengungsi Akibat Gempa NTT, Tersebar hingga Sulsel
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 12.15
Update Gempa NTT: 47 Meninggal, Lebih dari 5.000 Orang Mengungsi
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.02