Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Prioritaskan Pemulihan Infrastruktur Terdampak Gempa Flores

Gempa bumi magnitudo 7,0 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026, menyebabkan 71 korban jiwa dan 59.647 warga mengungsi. Bencana ini juga memicu tsunami, tanah longsor, dan kerusakan massal pada infrastruktur, termasuk 19.297 unit rumah, 1.378 satuan pendidikan, 502 sekolah, 173 rumah ibadah, serta jaringan jalan dan irigasi. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera mengirimkan tim dan alat berat untuk memulihkan akses transportasi dan fasilitas dasar. Sejumlah jalan nasional, termasuk jalur Trans Flores, kini sedang dibuka kembali dengan 40 titik longsoran telah ditangani. Prioritas juga diberikan pada penyediaan air bersih dan sanitasi di pengungsian, serta verifikasi keamanan bangunan publik sebelum digunakan kembali. Pemerintah berkomitmen menerapkan prinsip "build back better" dalam rekonstruksi agar infrastruktur lebih tahan gempa di masa depan. Distribusi bantuan tetap dioptimalkan dengan sistem yang terdata dan tepat sasaran, termasuk dukungan dari negara sahabat seperti Tiongkok.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait