Kemhan: Sudan Tertarik Beli Senjata Pindad
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan Sudan, H.E. Letnan Jenderal Hassan Daoud Kabroun Kayan, menyatakan minat terhadap senjata ringan yang diproduksi PT Pindad saat mengunjungi Kementerian Pertahanan RI pada 9 September 2023. Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa Menhan Sudan sempat melihat langsung sejumlah senjata ringan dan cukup tertarik dengan karakteristiknya. Namun, kunjungan ini belum berlanjut ke tahap kesepakatan pembelian senjata.
Kerja sama industri pertahanan menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Menhan RI dengan Menhan Sudan. Indonesia dan Sudan belum memiliki dokumen formal kerja sama pertahanan bilateral, sehingga implementasi kerja sama masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut melalui working group dan dalam kerangka Defence Cooperation Arrangement (DCA).
Pertemuan ini berlangsung di tengah perang saudara di Sudan sejak April 2023 antara Sudanese Armed Forces (SAF) dan Rapid Support Forces (RSF). Indonesia menegaskan komitmennya pada prinsip diplomasi bebas aktif dan tidak akan terlibat dalam konflik internal Sudan. Kemhan RI terus memantau situasi dan berharap stabilitas serta keselamatan warga Sudan segera terwujud.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 15.04
Menhan Sudan Naksir Alutsista Bikinan Pindad
Berita terkait
Kunjungan Menhan Sudan ke RI: Kami Datang untuk Bangun Banyak Kerja Sama
kumparan · 9 September 2026 pukul 16.21
Proyek Mobnas Masuk Tahap Land Clearing di Subang, Produksi 2028
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.30
Menhan RI Terima Kunjungan Menhan Sudan, Bahas Peluang Kerja Sama
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.48
Prabowo Subianto Salurkan 25 Ribu Becak Listrik Pindad untuk Lansia Penarik Becak se-Jawa
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.50