Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemkomdigi buka diskusi industri bahas tata kelola hak cipta di era AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sedang menggelar diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan industri untuk merumuskan tata kelola hak cipta di era kecerdasan buatan (AI). Wakil Menteri Nezar Patria menerima audiensi dari Google Asia Pacific yang membahas perlindungan karya jurnalistik, penggunaan AI, dan opsi kerja sama antara platform digital dan media. Pemerintah memantau dampak AI terhadap keberlanjutan media, termasuk penurunan lalu lintas pembaca dan pendapatan yang dilaporkan oleh perusahaan media. Situs berita saat ini menghadapi kekhawatiran besar terkait hilangnya trafik hingga 70%, sehingga mendorong pencarian model bisnis baru yang sesuai dengan perubahan ekosistem digital. Kemkomdigi terbuka menerima masukan untuk menyusun regulasi hak cipta yang seimbang—melindungi hak cipta, memastikan kelangsungan industri media, dan memberikan kepastian bagi platform digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional. Diskusi lanjutan akan melibatkan Kementerian Hukum, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Ekonomi Kreatif, perusahaan media, platform digital, dan pihak lain untuk merumuskan tata kelola yang sesuai dengan karakteristik masing‑masing sektor. Google mengusulkan agar mekanisme kerja sama business‑to‑business (B2B) tetap dapat diterapkan bersamaan dengan skema Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Upaya ini bertujuan agar regulasi menjadi katalis pertumbuhan ekonomi digital yang adil, transparan, dan akuntabel bagi semua pihak.

Berita terkait