Kemlu RI Targetkan Diversifikasi Pasar Ekspor, Afrika Jadi Fokus Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negara (Kemlu) RI, melalui Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan (Ditjen HEKSP), menargetkan diversifikasi pasar ekspor guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dirjen HEKSP Daniel Tumpal Sumurung menyatakan bahwa ini adalah upaya konkret untuk memperluas pasar ekspor, sesuai arahan Menteri Luar Negara Sugiono untuk membuka akses pasar global melalui kerja sama dengan kementerian dan lembaga lain.
Saat ini, Kemlu sedang melakukan negosiasi perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara di Afrika, seperti Rwanda dan Mauritius. Kerja sama juga dilakukan dengan kawasan lain untuk diversifikasi pasar. Ditjen HEKSP dibentuk oleh Sugiono sebagai terobosan untuk memperkuat diplomasi ekonomi secara permanen, setelah beberapa dekade tanpa unit khusus.
Selain itu, Kemlu berencana meningkatkan peran diaspora Indonesia di luar negeri dalam diplomasi ekonomi. Langkah ini bertujuan untuk memajukan kepentingan nasional dan memastikan diplomasi ekonomi terintegrasi dengan kebijakan luar negeri Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Ekspor Vaksin Hewan Perdana Ke Afrika, Nilai Perdagangan Tembus Rp 1,9 Miliar
JawaPos · 25 September 2026 pukul 16.30
Prabowo Minta Negara-negara Afrika Digaet Demi Perluas Pasar Ekspor RI
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.38
BPP KAPMI Buka Peluang Ekspor UMKM ke Kazakhstan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 22.56
Ekspor Perdana ke Gabon, Momogi Group Perluas Pemasaran ke Pasar Afrika
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 18.07