Kemlu Ungkap Kondisi Terkini ABK WNI di Yaman yang Kapalnya Diserang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memperbarui penanganan tiga anak buah kapal (ABK) WNI kapal MV Tihamah yang diserang di perairan Bab al-Mandab, Yaman. Dua ABK yang selamat telah dipindahkan dari Rumah Sakit 2 Desember ke Rumah Sakah Prince MBS di Kota Aden pada 18 Agustus 2026, dengan pertimbangan keamanan. Tim KBRI Muscat sudah berada di Aden untuk memfasilitasi pemulangan kedua WNI ke tanah air dalam waktu dekat.
Sementara itu, pencarian terhadap satu ABK WNI yang masih hilang terus dilakukan oleh otoritas setempat dengan dukungan tim KBRI. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menegaskan belum ada batas waktu penghentian pencarian yang ditetapkan otoritas Yaman, sehingga proses pencarian masih berlangsung secara intensif di perairan terdampak.
Serangan terhadap MV Tihamah terjadi di perairan Bab al-Mandab, jalur strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Kemlu menegaskan pencarian satu ABK yang hilang menjadi prioritas, sementara fasilitasi pemulangan dua ABK yang selamat terus disiapkan. Pemerintah RI melalui Kemlu dan perwakilan Indonesia di kawasan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat untuk memastikan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan para WNI yang terdampak insiden tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Kutuk Serangan Kapal Dagang di Bab Al-Mandeb yang Lukai ABK WNI, Kemlu RI Layangkan Kecaman Keras
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.15
3 ABK WNI Diserang Rudal Houthi di Selat Bab Al-Mandeb: 2 Selamat, 1 Hilang
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.02
Indonesia kecam serangan kapal di Bab Al-Mandeb yang lukai ABK WNI
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 17.03
Kemlu Buka Suara soal Tawaran Bantuan China untuk Penanganan Gempa NTT
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.10