Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemnaker: Magang Nasional diharapkan menekan angka pengangguran muda

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan program Magang Nasional (MagangHub) bertujuan mempersiapkan kompetensi lulusan baru perguruan tinggi untuk menekan angka pengangguran muda di Indonesia. Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono menjelaskan bahwa tantangan utama lulusan muda adalah kesenjangan antara kompetensi dari pendidikan formal dengan kebutuhan dunia kerja, di mana banyak lowongan mensyaratkan pengalaman sementara lulusan belum mendapat kesempatan memperolehnya.

Program ini memberi ruang bagi lulusan untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata selama enam bulan, bimbingan mentor, pemahaman budaya kerja, pengasahan kompetensi teknis dan nonteknis, serta pembangunan portofolio dan jejaring profesional. Berdasarkan pelaksanaan sebelumnya, sekitar 30 persen peserta telah menerima tawaran pekerjaan setelah program berakhir, 34 persen belum mendapat tawaran resmi tetapi ada indikasi peluang bekerja, dan 36 persen belum mendapat tawaran kerja. Sektor yang paling banyak menyerap peserta adalah keuangan (23,4 persen), perdagangan besar (17,9 persen), manufaktur (16,5 persen), dan kesehatan (10,3 persen).

Kemnaker berharap Magang Nasional 2026 berdampak pada tiga lapis: peningkatan kompetensi dan pengalaman peserta, tersedianya talenta muda siap kerja bagi perusahaan, serta berkurangnya kesenjangan kompetensi di pasar kerja nasional. Program ini dinilai sebagai upaya konkret pemerintah mengurangi pengangguran muda dengan mempertemukan lulusan baru dengan dunia kerja, memberi pengalaman riil, memperkuat kompetensi, dan membuka peluang rekrutmen.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait