Kenali Faktor Risiko Hepatitis & Langkah Pencegahannya sejak Dini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hepatitis, khususnya Hepatitis B dan C, tetap menjadi ancaman kesehatan serius yang dapat menyebabkan komplikasi kronis seperti sirosis dan kanker hati. World Health Organization (WHO) mencatat bahwa hepatitis virus merupakan salah satu penyebab utama kematian global yang sebenarnya dapat dicegah. Pada tahun 2024, sekitar 240 juta orang hidup dengan infeksi Hepatitis B kronis, sementara laporan WHO Global Hepatitis Report 2026 mengungkapkan bahwa 1,3 juta orang meninggal akibat komplikasi Hepatitis B dan C, dengan Hepatitis B menyumbang 1,1 juta kematian dan Hepatitis C sekitar 240 ribu kematian. Pencegahan utama meliputi vaksinasi, terutama untuk Hepatitis B yang dapat dicegah melalui vaksin yang direkomendasikan bagi semua kelompok usia, serta penghindaran faktor risiko seperti penggunaan jarum suntik bersama, praktik seksual tidak aman, dan penggunaan alat medis yang tidak steril. Berbeda dengan Hepatitis B, belum tersedia vaksin untuk Hepatitis C, sehingga pencegahannya bergantung pada penghindaran kontak dengan darah terinfeksi dan prosedur medis yang aman. Kementerian Kesehatan juga menegaskan bahwa 90% pengidap hepatitis tidak menyadari terinfeksi, sehingga pentingnya skrining dini dan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini guna mencegah komplikasi berat pada organ hati.
Bagikan
Berita terkait
Wabah Mematikan di Negara Ini Kian Meluas, Menyebar di 6 Provinsi
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.30
Mengenal Jenis, Gejala, dan Cara Mencegah Hepatitis
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 12.00
Wakapolri: Penanganan Bencana-Gangguan Kamtibmas Utamakan Pencegahan
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.30
Polri Kirim 322 Personel Satgas Karhutla ke Kalimantan-Sumatera
kumparan · 7 September 2026 pukul 19.15