Kenapa Pemimpin Bisa Menjadi Zalim? Ini 8 Penyebabnya dalam Islam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepemimpinan dalam Islam merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan adil demi kemaslahatan rakyat. Namun, kekuasaan dapat berubah menjadi kezaliman ketika pemimpin mengabaikan prinsip agama dan terjebak dalam ambisi pribadi. Tindakan sewenang-wenang ini sering kali muncul akibat pengabaian hak masyarakat dan penyalahgunaan wewenang untuk mempertahankan jabatan.
terdapat delapan faktor utama penyebab rusaknya pemimpin, meliputi lemahnya pengamalan agama, mengikuti hawa nafsu, praktik kolusi dan nepotisme, serta pemilihan penasihat yang buruk. Selain itu, penempatan orang tidak kompeten pada jabatan penting, sikap diktator, tekanan eksternal, dan pengabaian nilai-nilai Islam dalam bernegara turut memperparah kondisi tersebut. Menghadapi pemimpin zalim, Islam menganjurkan kesabaran untuk menjaga ketertiban sosial dan mencegah kekacauan yang lebih besar.
Bagikan
Berita terkait
Nasib Pemimpin dalam Islam: Amanah Mengangkat Derajat, Khianat Mendatangkan Azab
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 11.20
Belajar dari Kisah Bani Nadhir, Khianat Dosa Besar yang Keburukannya Bertingkat-tingkat
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 17.36
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 17.15
Jabatan dalam Islam : Bukan Sekadar Kedudukan tetapi Amanah yang Dipertanggungjawabkan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 12.47