Kepala Bakom RI tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, meninjau Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 di Jalan Kedung Cowek, Surabaya, Selasa. Ia memeriksa kesiapan fisik dan fasilitas sekolah yang ditargetkan mulai menggelar Kegiatan Belajar Mengajar pada awal Agustus 2026. Sekolah seluas 6,6 hektare ini dibangun dari lahan kosong menjadi kompleks pendidikan megah yang mencakup gedung terpadu untuk SD, SMP, SMA, serta asrama siswa dan guru. Fasilitas pendukung meliputi lapangan mini soccer, basket, voli, ruang serbaguna, masjid, rumah tamu, kantin, dapur umum, dan laboratorium yang sedang dalam tahap pendataan ulang. SR ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (desil satu dan dua) sebagai wujud nyata program Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan. Sebanyak 270 siswa baru dijadwalkan mengikuti MPLS pada 30 Juli 2026, dengan pemeriksaan kesehatan khusus: tes SMA pada 31 Juli dan tes SD/SMP pada 1 Agustus. Berita terkait menyebutkan Tulungagung mengurangi target penerimaan SR karena minim peminat, sementara pemerintah memverifikasi rumah tidak layak huni milik orang tua siswa SR.
Bagikan
- sekolah rakyak surabaya
- pendidikan presiden prabowo
- program sosial
- verifikasi rumah
- masa pengenalan lingkungan sekolah
Berita terkait
Kisah Susanah Topang Ekonomi Keluarga, dari Jahit Kain Majun hingga Polemik Upah Rp700 Ribu
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 13.15
Prabowo Kenalkan Susanah, Pengupas Bawang di Bogor dengan Upah Rp700 Ribu per Kg
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 09.21
Daftar 8 Tamu Istimewa Prabowo di Sidang Tahunan MPR 2026
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.32
Prabowo: Pembangunan RI Perjuangan Panjang, Saya Meneruskan Presiden Sebelumnya
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.14