Kerak Bumi di Bawah Italia Ternyata Sedang ‘Terkelupas’, Ahli Jelaskan Dampaknya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para ahli geologi menemukan bukti bahwa kerak bumi di bawah Pegunungan Apennine, Italia, sedang mengalami proses pengelupasan atau delaminasi. Penelitian yang dipimpin Stefano Tavani dari Universitas Florence menggabungkan data gempa bumi, pengukuran GPS, radar satelit, dan pemetaan batas kerak-mantel (Moho). Pegunungan Apennine yang membentang sekitar 1.200 km di Semenanjak Italia ini mengalami tekanan di bagian depan dan peregangan di bagian dalam, yang dijelaskan oleh proses delaminasi di mana lapisan bawah kerak yang lebih padat terlepas dan tenggelam ke mantel Bumi. Proses ini berlangsung bertahap dengan "engsel" yang bergerak perlahan ke arah Laut Adriatik, mirip pembukaan ritsleting. Data GPS menunjukkan peregangan sekitar 4 mm per tahun di bagian dalam pegunungan dan penyusutan 2 mm per tahun di bagian depan. Para peneliti membandingkan kondisi ini dengan akordeon, di mana bagian dalam meregang sementarakan bagian depan memendek. Meskipun model ini masih disederhanakan, temuan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana proses internal Bumi membentuk perubahan di permukaannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 11.06
Kerak Bumi di Bawah Italia Seperti Terbuka, Ilmuwan Selidiki Penyebabnya
Berita terkait
Apa Itu Zona Megathrust yang Kepung Wilayah Indonesia?
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.15
Pemicu Kuatnya Gempa Bumi NTT hingga Berdampak ke Provinsi Lain
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.10
Sesar Flores Pernah Picu 5 Gempa Besar, Makan Korban Hingga Ribuan
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.30
Gempa Megathrust Bawa Tsunami 40 Meter Dikira 3 Meter, 18.500 Tewas
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 09.15