Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ketahanan Pangan Papua Butuh Sinergi Antarlembaga Bersama Elemen Masyarakat

Seminar Ketahanan Pangan bertajuk 'Bersama Wujudkan Kedaulatan Pangan Papua' diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Fakfak di Auditorium I Gedung Listrik Polinef, Papua Barat, pada Senin, 27 Juli 2026. Acara ini menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, masyarakat adat, praktisi, pemerintah, petani, dan generasi muda untuk mewujudkan ketahanan sekaligus kedaulatan pangan di Papua. Wakil Direktur I Polinef Bidang Akademik, Budiman, menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar soal konsumsi, tetapi juga langkah kritis untuk menurunkan angka stunting melalui pemenuhan pangan bergizi.

Dosen Agribisnis Polinef, Dessy Eka Kuliahsari, menjelaskan bahwa ketahanan pangan berkaitan dengan ketersediaan pangan, sedangkan kedaulatan pangan menitikberatkan pada kemampuan daerah memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Fakfak memiliki potensi untuk mandiri pangan berkat sumber daya alam lokal seperti ubi, pisang, keladi, dan sagu, namun masih bergantung pada pasokan dari luar Papua yang rentan terhadap gangguan distribusi laut. Ketua Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak, Apnel Hegemur, menambahkan bahwa pembangunan ketahanan pangan harus sejalan dengan pelestarian kearifan lokal masyarakat adat untuk keberlanjutan.

Berita terkait