Ketika Asia Menjadi Penyeimbang: Amerika, China, dan Masa Depan Tatanan Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perubahan tatanan dunia kini diperlihatkan melalui persaingan semakin ketat antara Amerika Serikat dan China di bidang militer, perdagangan, teknologi, energi, dan diplomasi. Kebijakan embargo, sanksi, dan pembatasan perdagangan AS menimbulkan peluang bagi negara Asia untuk menjadi mitra alternatif. Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan 2024 menandai ketidakpuasan masyarakat Amerika terhadap inflasi, biaya hidup, imigrasi, dan kebijakan pemerintah. Kunjungan Xi Jinping ke Washington pada 2026 menunjukkan kerja sama dapat berlangsung bersamaan dengan persaingan. Negara Asia tidak mengganti AS, melainkan memanfaatkan kesempatan untuk memperluas perdagangan dan investasi sekaligus menyeimbangkan kekuatan global.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo: Secara Ekonomi, Indonesia Ingin Kerja Sama dengan Semua Negara Sahabat
kumparan · 3 September 2026 pukul 16.01
Amerika Siapkan Paket Hukuman Baru untuk Republik Islam Iran
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 13.44
Bakal Panas? 6 Isu Dibahas Trump dan Xi Jinping di AS Hari Ini
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.10
Xi Jinping Temui Trump, China Pasang 4 "Garis Merah" untuk AS
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.12