Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ketum LOGIS 08 Sebut Menhub Tak Mampu Benahi Transportasi Nasional

Relawan pendukung Prabowo-Gibran, LOGIS 08, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kementerian Perhubungan. Desakan ini muncul setelah beberapa kecelakaan transportasi yang belakangan menjadi sorotan publik. LOGIS 08 juga menyatakan bahwa Presiden perlu mempertimbangkan reshuffle Menteri Perhubungan jika dinilai tidak mampu meningkatkan standar keselamatan transportasi nasional. Insiden kebakaran Kapal Motor (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan utara Madura pada 2 Agustus 2026 menjadi pemicu evaluasi ini. Kapal yang melayani rute Surabaya-Makassar tersebut mengangkut 271 orang (232 penumpang dan 39 awak) ketika kebakaran terjadi di dek kendaraan. Akibatnya, lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara ratusan penumpang berhasil dievakuasi. Penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi. Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo, menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi laut, darat, dan udara. Setiap kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa, menurutnya, harus menjadi momentum untuk evaluasi serius terhadap sistem pengawasan, tata kelola, dan kebijakan keselamatan transportasi. "Keselamatan masyarakat tidak boleh dikompromikan," ujar Anshar. "Setiap kecelakaan harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem transportasi nasional. Presiden memiliki kewenangan untuk menilai kinerja para pembantunya, dan apabila diperlukan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik, reshuffle merupakan langkah yang sah dan konstitusional." Sementara it, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan ini.

Berita terkait