Ketum Muhammadiyah: Kritik Pers Bukan Ancaman, Elite Harus Terbuka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa peran pers penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan kritik terhadap pemerintah atau lembaga negara tidak boleh dilihat sebagai ancaman. Ia menyampaikan hal ini dalam orasinya pada Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah 2026 di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Menurutnya, pers harus menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan memberikan arah bagi masyarakat. Haedar juga menekankan bahwa media harus tetap profesional dan mengutamakan kepentingan publik, meskipun menghadapi tantangan akibat politisasi dan komersialisasi media. Ia mengingatkan bahwa kritik dari pers merupakan bagian dari mekanisme demokrasi untuk memperbaiki kehidupan bangsa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.42
Haedar Nashir Terima Status Wartawan Utama, Kenang Beritanya Pernah Disobek
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.38
Haedar Nashir: Negara Butuh Informasi dan Kritik dari Media Massa
Berita terkait
Narasi dan tvOne Jadi Potret Dua Jalan Adopsi AI di Media Indonesia
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.50
Gempa NTT: Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita, Ajak Perkuat Solidaritas
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 04.33
Haedar Beri Orasi Kebangsaan di Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.05
Zulhas Sebut Medsos Kini Banyak Disinformasi, Harap Media Mencerahkan
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.51