Ketum Muhammadiyah: Kritik Pers Bukan Ancaman, Elite Harus Terbuka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa peran pers penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan kritik terhadap pemerintah atau lembaga negara tidak boleh dilihat sebagai ancaman. Ia menyampaikan hal ini dalam orasinya pada Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah 2026 di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Menurutnya, pers harus menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan memberikan arah bagi masyarakat. Haedar juga menekankan bahwa media harus tetap profesional dan mengutamakan kepentingan publik, meskipun menghadapi tantangan akibat politisasi dan komersialisasi media. Ia mengingatkan bahwa kritik dari pers merupakan bagian dari mekanisme demokrasi untuk memperbaiki kehidupan bangsa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.42
Haedar Nashir Terima Status Wartawan Utama, Kenang Beritanya Pernah Disobek
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.38
Haedar Nashir: Negara Butuh Informasi dan Kritik dari Media Massa
Berita terkait
Ketum PP Muhammadiyah Minta Mahasiswa tak Minder Kuliah di Kampus Swasta
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 13.15
Haedar Nashir Sebut Korupsi Bukti Ketidakkonsistenan Beragama
JawaPos · 5 September 2026 pukul 21.15
Muhammadiyah Minta Pemerintah Segera Bertindak soal Buku 'Memburu Muhammad'
Detik.com · 27 September 2026 pukul 06.47
Ngemis Online Marak, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 05.15