Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Kian Pentingnya AI Agent di Dunia Bisnis, Mengubah Cara Kerja Perusahaan

Perusahaan semakin berlomba mengembangkan AI agent untuk mengotomatisasi pekerjaan, mempercepat keputusan, dan meningkatkan produktivitas. IDC memproyeksikan 1,3 miliar AI agent dunia pada 2028, dengan 45% perusahaan diperkirakan mengorkestrasi AI agent pada 2030. Namun, banyak perusahaan gagal menciptakan nilai bisnis karena agent berbasis tools terpisah, data silo, celah keamanan, dan berhenti pada tahap awal. Tantangan utama kini adalah menghubungkan berbagai agent dan mengintegrasikannya ke dalam proses bisnis. Halim Hartono Perdana menekankan agent harus memahami konteks bisnis, terhubung dengan data dan workflow yang tepat, serta menghasilkan output yang mendukung tujuan bisnis. Ada tiga tantangan utama: konteks bisnis yang kompleks, kebutuhan security dan governance yang meningkat, serta integrasi data yang terfragmentasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait