Kian Pentingnya AI Agent di Dunia Bisnis, Mengubah Cara Kerja Perusahaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan semakin berlomba mengembangkan AI agent untuk mengotomatisasi pekerjaan, mempercepat keputusan, dan meningkatkan produktivitas. IDC memproyeksikan 1,3 miliar AI agent dunia pada 2028, dengan 45% perusahaan diperkirakan mengorkestrasi AI agent pada 2030. Namun, banyak perusahaan gagal menciptakan nilai bisnis karena agent berbasis tools terpisah, data silo, celah keamanan, dan berhenti pada tahap awal. Tantangan utama kini adalah menghubungkan berbagai agent dan mengintegrasikannya ke dalam proses bisnis. Halim Hartono Perdana menekankan agent harus memahami konteks bisnis, terhubung dengan data dan workflow yang tepat, serta menghasilkan output yang mendukung tujuan bisnis. Ada tiga tantangan utama: konteks bisnis yang kompleks, kebutuhan security dan governance yang meningkat, serta integrasi data yang terfragmentasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.12
Telkom Hadirkan SCALE untuk Perkuat Integrasi AI, Cloud, dan Keamanan Siber
Berita terkait
Raih Penghargaan dari BPS, Kepala BSSN: Kedaulatan Data Bisa Terwujud Jika Ditopang Keamanan Siber
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 21.09
Insiden Agen OpenAI, Foto Pengguna ChatGPT Tersebar di Internet
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 12.50
Hadapi Ancaman Siber, Kemenhub dan Kedubes Inggris Siapkan Pedoman Transportasi Laut
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 17.07
MenPAN-RB: Lulusan BSSN Hadir sebagai Benteng Pertahanan Siber
Detik.com · 23 September 2026 pukul 14.29