Kim Jong Un Makin Keras, Korsel Satukan Kekuatan Militer dengan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korea Selatan dan Amerika Serikat akan menggelar latihan militer gabungan Ulchi Freedom Shield (UFS) pada 17-27 Agustus 2026 untuk menghadapi ancaman Korea Utara yang semakin berkembang. Latihan ini mencakup simulasi serangan drone, gangguan GPS, peperangan elektronik, dan serangan siber. Sekitar 18.000 personel militer Korea Selatan diperkirakan mengikuti latihan tersebut dengan skala yang konsisten dengan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Kolonel Ryan Donald dari Komando Pasukan Gabungan AS, pengalaman militer Korea Utara di Ukraina berpotensi meningkatkan kemampuan militernya. "Mereka telah mengambil pelajaran dari Ukraina dan membawa kembali ke Korea Utara," katanya. Latihan UFS dirancang untuk menguji kesiapan operasional dan mendukung respons darurat pemerintah Korea Selatan terhadap berbagai ancaman modern.
Ketegangan di Semenanjak Korea terus meningkat seiring penguatan militer Korea Utara, termasuk pengembangan senjata nuklir, rudal balistik, dan artileri. Pekan sebelumnya, Pyongyang juga menembakkan rudal balistik jarak pendek ke laut. Korea Utara baru-baru ini merevisi konstitusinya dengan menghapus rujukan reunifikasi dan mendefinisikan wilayahnya sebagai negara bertanggung jawab atas senjata nuklir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 08.07
Jelang Latihan Militer AS-Korsel, Korut Luncurkan Rudal ke Laut Jepang
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 10.50
Zelensky Sebut 50.000 Tentara Korut Siap Perang Bela Rusia, Ukraina Minta Bantuan Korsel
Berita terkait
Korut Ngamuk, AS dan Korsel Latihan Militer Besar-besaran
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.10
Trump Pangkas Latihan Militer AS dan Korsel Demi Korut
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.38
Asia Memanas! Tentara Korut Tembus Perbatasan-Korsel Lepaskan Tembakan
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Desakan Korsel Ajak Korut Dialog untuk Akhiri Perang Korea
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.06