Kiprah Panjang Guruh Sukarnoputra di Dunia Seni: Musisi Hingga Aktor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muhammad Guruh Irianto Sukarno Putra (13 Januari 1953 - meninggal) adalah anak bungsu Presiden Sukarno dan Fatmawati, serta adik Megawati Soekarnoputri. Dikenal sebagai seniman serba bisa dan politikus, ia memulai karier seni sejak balita dengan pelajaran tarian tradisional Jawa, Sunda, Bali, dan Minang. Di Sekolah Rakyat Cikini, ia tampil di TVRI dan membangun kelompok musik. Pendidikannya diikuti di Universiteit van Amsterdam dengan fokus arkeologi, lalu periode intens di Bali dan Jawa mempelajari tari dan gamelan dari maestro. Kembali ke Indonesia (1975), ia mencampur gamelan dengan musik pop Barat, menghasilkan album 'Guruh Gipsy' dengan Chrisye dan sebagainya. Lagu 'Renjana' menang di Festival Nasional Cipta Lagu (1976) dan melaju ke World Popular Song Festival di Tokyo. Karya lain seperti 'Kembalikan Bali Padaku' juga sukses. Ia juga menjadi penata musik film seperti 'Ali Topan Anak Jalanan' dan aktor di 'Wali Songo'. Pada 1977, ia mendirikan Swara Maharddhika untuk menggabungkan seni tradisional Indonesia dengan modern. Warisan seni dan budayanya tetap dihargai.
Bagikan
Berita terkait
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Warganet Ramai Ucapkan Belasungkawa
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 09.05
DMasiv Rilis Till Were Old, Lagu Romantis tentang Setia hingga Tua
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 17.35
Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang
kumparan · 25 September 2026 pukul 17.29
Buka Utsawa Bali Sani ke-11, Menbud Tekankan Budaya Jadi Kekuatan Strategis
Detik.com · 25 September 2026 pukul 12.49