Kisah Hadrah Daeng Ratu, Naya Anindita, dan Ginanti Rona Terjun ke Dunia Film
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga sutradara perempuan Indonesia, Hadrah Daeng Ratu, Naya Anindita, dan Ginanti Rona, dibahas dalam artikel ini. Mereka share kisah bagaimana hobi membaca dan menulis menjadi benang merah menuju karier di industri perfilman. Hadrah, pendiri Narasi Semesta, mengungkapkan minat menulis sejak SMP lewat cerpen dan teater SMA. Ia menonton satu film sehari untuk mempelajari produksi. Naya terinspirasi oleh ayahnya yang menulis naskah, sementara Ginanti menulis buku harian sejak dini. Ketiganya menekankan pentingnya mentalitas dan tanggung jawab dalam dunia film. Artikel juga menyebutkan film Agensi Rumah Tangga Naya yang menyoroti perjuangan perempuan, tayang 10 September 2026.
Bagikan
Berita terkait
Tri Tito Dorong Seni Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.36
Wamenbud Giring Ganesha: Perempuan Adalah 'Ibu Bumi' Garda Terdepan Peradaban Indonesia
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 21.38
Reza Arap Sebut Film Harusnya Horror Sebagai Sarana Mengeksplorasi Diri
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.39
Demi Film Dan Bandung, Rudi Soedjarwo Rela Tercabik-cabik
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.15