Kisah Ibu Pemberani Cegah Anak Disandera KKB, Berakhir Dibuang ke Jurang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3342995/original/082423000_1610015693-IMG-20210106-WA0020.jpg)
Seorang ibu di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah berusaha mencegah anaknya dibawa paksa oleh kelompok bersenjata. Usahanya berujung tragis ketika ibu bernama Neregingget Magai (48) ditembak hingga tewas, sementara ibu lain bernama Inkolung Aim yang juga menolak dibawa paksa anaknya, didorong ke jurang hingga patah tulang kaki. Kedua ibu ini berusaha melindari anak-anak dari pembuatan paksa oleh kelompok bersenjata tersebut. Kejadian ini terjadi saat sembilan warga sipil, termasuk anak-anak dan seorang wanita hamil, dibawa paksa oleh kelompok bersenjata pada Senin, 17 Agustus 2026. Komandan Kodim 1710/Mimika Letnan Kolonel Infanteri Jozanda mengonfirmasi bahwa TNI telah mengerahkan personel untuk mengejar kelompok bersenjata dan menyelamatkan para warga yang dibawa paksa. Situasi di Distrik Jila kini semakin kondusif, namun akses transportasi udara ke wilayah tersebut masih terhambat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.56
Dandim: Prajurit TNI kejar kelompok penyandera warga sipil di Jila
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.41
Keji! KKB Tembak Mati Ibu di Mimika, Buang Anaknya ke Jurang
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 17.02
Tak Hanya Sandera 9 Perempuan, KKB Bunuh Seorang Ibu Lalu Buang Anaknya ke Jurang
Berita terkait
Kisah Ibu Pertahankan Anak Disandera KKB, Berakhir Dibuang ke Jurang
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 23.00
Kisah Ibu Pemberani Tolak Anak Disandera KKB, Berakhir Dibuang ke Jurang
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 23.17
Identitas 9 Warga Papua yang Disandera KKB, Ada Ibu Hamil dan Anak-Anak
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 23.07
Peringati HUT ke-81 RI, Koops TNI Habema Kibarkan Merah Putih di Kaki Gunung Cartenz Distrik Ugimba
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 17.22