Kisah KDMP Cipelang Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Block
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KDMP Cipelang dari Koperasi Desa Merah Putih berawal dari keluhan warga tentang genangan banjir dan tumpukan sampah plastik di musim hujan. Rita Puspita Sari sebagai Ketua memicu inovasi pengolahan limbah plastik menjadi paving block, batako, roaster, dan pupuk kompos. Dalam seminggu, produksi mencapai satu ton dengan luas 5-10 meter persegi paving block. Unit ini menjadi salah satu dari tujuh usaha andalan KDMP yang meliputi percetakan, agen bank, dan pasar UMKM. Kemitraan dengan klinik, provider internet, dinas pemerintah, dan peternak mendukung ekspansi. Digitalisasi sejak Mei 2025 mempercepat promosi melalui media sosial mencapai pesanan luar desa.
Bagikan
Berita terkait
Garudafood Gunakan 1,2 Ton MLP Daur Ulang untuk Sekolah
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 21.30
Hadir di Cherrypop 2026, POPSEA Bangun Kesadaran Pencinta Musik Peduli Sampah Plastik
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 00.00
Bali Jadi Pilot Project Pengelolaan Sampah Plastik Penerbangan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 17.08
AQUA-Citilink Perkuat Ekonomi Sirkular, Kelola Sampah Plastik dari Aktivitas Penerbangan
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 08.17