Kisah Penyintas Banjir Nepal, 10 Hari Bertahan di Terowongan Minum Air Keruh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sanjay Sah, pekerja pembangkit listrik tenaga air berusia 30 tahun, berhasil bertahan hidup selama 10 hari terjebak di dalam terowongan gelap setelah banjir bandang menghantam perbatasan China-Nepal pada 26 Agustus. Sah bertahan hidup dengan meminum air keruh dan mendapatkan dukungan mental melalui komunikasi suara dengan rekan kerja lain, Kabir Maharjan, yang juga terjebak di dekatnya.
Bencana yang dipicu runtuhnya gunung es akibat kenaikan suhu global di Himalaya ini menyebabkan sedikitnya 1.429 orang tewas dan 5.640 orang hilang. Sah dan rekan-rekannya tidak memiliki cukup waktu untuk evakuasi meski sudah ada peringatan dini. Tim penanggulangan bencana akhirnya berhasil menyelamatkan Sah pada 4 September setelah upaya penggalian yang melelahkan.
Bagikan
Berita terkait
Ribuan Orang Hilang akibat Banjir Nepal, Seorang Warga AS Selamat
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.43
Korban Meninggal Banjir Bandang Nepal-China Tembus 633 Orang, 3.000 Masih Hilang
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 07.15
Ratusan Tewas-Hilang Akibat Banjir Nepal, Penyebabnya Diyakini Es yang Mencair
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.42
Gempa Megathrust Bawa Tsunami 40 Meter Dikira 3 Meter, 18.500 Tewas
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 09.15