Kisah Raygun: Serangan Panik hingga Viral di Olimpiade Paris 2024
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rachael Gunn, atau dikenal Raygun, mengalami serangan panik hebat beberapa jam sebelum Australia menampilkan diri di upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024. Sebagai dosen baru saja menjadi peserta breaking, ia merasa seperti penyusup di lingkungan atlet elit. Di cabang olahraga baru breaking, Gunn mengambil risiko kreatif dengan gerakan 'sprinkler' dan 'kangaroo hop' sebagai penghormatan budaya Australia. Popularitas mendadak ia berujung pada teori konspirasi nepotisme yang menyalahkan suaminya, yang ternyata tidak benar. Tekanan daring memicu spekulasi pensiunnya, namun Gunn membantah dan menyatakan kembali sayangnya pada breaking. Ia menggunakan dokumenter Netflix untuk mengoreksi citranya. Di sisi lain, Indonesia fokus pada sistem pembinaan berkelanjutan menuju Olimpiade Los Angeles 2028, dengan medali baru dan atlet taekwondo berpeluang tiket.
Bagikan
Berita terkait
Victor Wembanyama Jadi Kapten Timnas Bola Basket Prancis untuk Kualifikasi Piala Dunia FIBA
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.22
1.776,56 Ha Lahan di Jambi Terbakar, Pemerintah Optimalkan Peran Satgas Darat
JawaPos · 3 September 2026 pukul 08.17
Ancaman Karhutla kembali Meningkat, Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan sepanjang September
JawaPos · 3 September 2026 pukul 08.17
Dukung Program MBG, Pemerintah Targetkan 4.000 Lokasi Budi Daya Lele
VOI · 3 September 2026 pukul 08.15