Kisah Tunanetra Taklukkan Batas hingga Sarjana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324536/original/049761900_1786718081-IMG_2969.jpg)
Artikel ini mengisahkan tentang dua penyandang tunanetra, Dani dan Juwita, yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi meskipun memiliki keterbatasan penglihatan. Dani memiliki low vision atau penglihatan lemah, sehingga ia hanya bisa melihat benda besar tetapi tidak detail atau objek kecil, dan menggunakan tongkat khusus untuk mobilitas. Juwita, sebaliknya, mengalami kebutaan total setelah penurunan penglihatan dari usia 10 hingga 20 tahun, dan ia mengandalkan tongkat lipat serta teknologi seperti pembaca layar untuk mengakses materi kuliah. Keduanya menempuh pendidikan tinggi dengan bantuan orang lain dan teknologi, seperti laptop dengan fitur screen reader untuk dokumen teks. Pengalaman mereka menunjukkan tantangan, seperti Dani yang merasa tidak nyaman ketika salah dipahami oleh dosen, dan Juwita yang harus berdiskusi dengan dosen untuk menyesuaikan penilaian dalam mata kuliah fotografi. Mereka menekankan pentingnya akomodasi yang layak, misalnya aksesibilitas digital dan cetakan besar, serta mengingatkan masyarakat dan pendidik untuk tidak langsung berasumsi tetapi menanyakan kebutuhan bantuan. Dani dan Juwita berharap pemahaman tentang disabilitas penglihatan meningkat, sehingga setiap individu mendapatkan akses yang sama dalam pendidikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.04
Dukung Disabilitas, Pemprov Jateng Menyalurkan 181 Kursi Roda Adaptif
Berita terkait
Kisah Tunanetra Taklukan Batas hingga Sarjana
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.36
Rangkul Disabilitas, Polda Sumsel Perkuat Layanan Ramah Kelompok Rentan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 14.30
Kuliah Umum KBS 2026, Mahasiswa Didorong Jadi Pemutus Rantai Kemiskinan
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 18.40
Siapa Rambai Ranveer? Janda yang Berlomba Lari Tanpa Alas Kaki demi Hadiah untuk Beli Buku bagi Putrinya
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 03.30