Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KMP Putri Yasmin Hanyut ke Samudera Hindia Usai Terbakar, KNKT Investigasi

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Sekotong, Lombok Barat, kini hanyut ke Samudera Hindia karena terbawa arus. Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal mengonfirmasi pergeseran posisi kapal dari lokasi awal di Pelabuhan Lembar, Kamis 13 Agustus 2026. Ia menekankan pentingnya evaluasi seluruh proses dan memberikan apresiasi kepada semua unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).

Proses pencarian dan evakuasi korban masih akan dilanjutkan selama tujuh hari ke depan. Masyarakat yang memiliki anggota keluarga penumpang KMP Putri Yasmin dan belum ditemukan diminta segera melapor ke posko SAR. Hingga Rabu malam, sebanyak 212 orang telah dievakuasi, termasuk 39 korban terakhir yang tiba di Pelabuhan Lembar semalam.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah tiba untuk menyelidiki penyebab kebakaran kapal. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan KNKT melakukan investigasi resmi dan meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kecelakaan sebelum hasil keluar. Pernyataan ini disampaikan di Pelabuhan Lembar, Rabu 12 Agustus 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait