Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekosistem Inovasi Padi Indonesia

Kolaborasi lintas sektor digerakkan untuk memperkuat ekosistem inovasi padi di Indonesia, bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional. Inovasi diyakini memberi dampak besar ketika berbagai pihak—mulai dari ilmu pengetahuan, sumber daya genetik, teknologi, hingga pengalaman lapangan—bekerja bersama berdasarkan kebutuhan petani. Upaya ini menjadi bagian dari Indonesia Petani MAJU Summit dalam rangkaian Festival Padi Petani MAJU 2026, yang mengumpulkan pelaku industri, lembaga penelitian, perguruan tinggi, pengembang benih, dan tektonologi pertanian.

Syngenta Indonesia menandatangani tiga Nota Kesepahaman (MoU) dengan WinAll Hi-Tech Seed Co., Ltd., Cuu Long Delta Rice Research Institute (CLRRI), dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kemitraan dengan WinAll Hi-Tech Seed difokuskan pada evaluasi dan pengembangan sumber daya genetik padi hibrida berdaya hasil tinggi. Kerja sama dengan CLRRI mengembangkan germplasm padi premium, aromatik, dan produktif, termasuk pertukaran pengetahuan dan sumber daya genetik. Sementara itu, kolaborasi dengan Unsoed mencakup pengembangan varietas padi inovatif, penelitian kesehatan tanaman, dan validasi teknologi berbasis kebutuhan petani.

Dengan dukungan kolaborasi ini, diharapkan solusi inovatif dapat lebih cepat dikembangkan dan diterapkan di lapangan, memberikan nilai nyata bagi petani serta mendukung kemandirian dan ketahanan pangan Indonesia di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika pasar.

Berita terkait