Kolombia Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan, Arab Saudi Marah Besar!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi mengecam keras pengakuan Kolombia atas kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan. Kementerian Luar Negeri Saudi menyatakan langkah itu bertentangan dengan hukum internasional dan melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 497 tahun 1981, yang menetapkan penerapan hukum serta administrasi Israel di Golan milik Suriah "batal demi hukum dan tidak memiliki kekuatan hukum". Saudi menilai sikap Kolombia tidak berkontribusi pada perdamaian, justru memperkuat logika fait accompli dan melemahkan upaya damai di kawasan tersebut. Saudi menegaskan kembali bahwa Golan adalah wilayah Arab Suriah yang diduduki, dan setiap upaya mengubah status hukumnya tidak menciptakan hak maupun legitimasi. Pihak Saudi mendesak Kolombia meninjau posisinya dan mematuhi hukum internasional.
Suriah pun menolak dan mengecam keras posisi Kolombia. Kementerian Luar Negeri Suriah menyatakan pengakuan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan resolusi PBB, serta menegaskan Dataran Tinggi Golan merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah kedaulatan Suriah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.22
Kolombia Akui Klaim Israel Atas Dataran Tinggi Golan, Arab Saudi Marah!
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 19.44
Sempat Dikosongkan 20 Tahun, Israel Huni Lagi Permukiman Ganim di Tepi Barat
Berita terkait
Mengapa Israel Sangat Takut dengan Pakta Pertahanan Mekkah?
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 02.20
Kolombia Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan yang Dijajah
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 14.31
Pakar Militer Ini Klaim Aliansi Mekkah Didorong Ketakutan terhadap Ide Israel Raya
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 03.30
Menhan Pakistan usai Bentuk Aliansi dengan Arab Saudi dan Turki: Lawan Israel!
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 07.56