Kombes Anggoro Sebut Konflik Tewaskan 2 Orang di Batam Bukan SARA, Ini Masalahnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kombes Anggoro Wicaksono, Kapolresta Barelang, menyatakan bahwa konflik di Batam yang menyebabkan dua orang tewas dan tujuh orang luka bukan berkaitan dengan isu suku, agama, ras, atau antargolongan (SARA). Menurutnya, konflik tersebut muncul akibat sengketa lahan yang telah berlangsung cukup lama. Upaya mediasi dilakukan oleh Polsek Bulang, Polresta Barelang, hingga Polda Kepulauan Riau, namun tidak berhasil mencegah aksi penyerangan antar-dua kelompok. Akibat kejadian ini, dua orang meninggal dunia dan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka. Sehingga, pihak kepolisian mengamankan enam orang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Untuk mengamankan lokasi, Polresta Barelang bekerja sama dengan Polda Kepri dan TNI dalam pengamanan, olah TKP, serta pengejaran terhadap tersangka.
Bagikan
Berita terkait
Heboh Warga Desa di Humbahas Diteror OTK, 13 Rumah dan Belasan Kendaraan Dirusak
kumparan · 14 September 2026 pukul 13.43
Kapal Virgo Transport 8 Sempat Miring, Ternyata Ini Penyebabnya
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 05.11
Wanita Tewas di Kamar 304 Hotel Jakpus: Mulut Disumpal, Jatanras PMJ Buru Pelaku
kumparan · 13 September 2026 pukul 21.55
Kapal Kebakaran Dahsyat Cuma Dalam Hitungan Detik, 76 Orang Tewas
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 15.15