Kontak Tembak di Maybrat, 2 Diduga Anggota OPM Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9365010/original/063396900_1791094812-4343a26b-b029-40a3-aa2f-051dac4ff4fe.jpg)
Dua orang diduga anggota OPM Kodap Sorong Raya, Arso Aisnak dan Yohanes Ky, tewas dalam kontak tembak dengan personel gabungan Koops TNI Habema di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Operasi yang melibatkan Satgas Rajawali V dan Satgas Pamtas Yonif 9 Marinir ini berhasil dilakukan setelah pergerakan kelompok bersenjata terdeteksi melalui informasi lapangan dan dukungan teknologi.
Dalam operasi tersebut, TNI mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api revolver, 10 butir munisi, alat komunikasi HT, serta bendera Bintang Kejora. Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menegaskan bahwa operasi dijalankan sesuai prosedur dan mengedepankan nilai kemanusiaan. Saat ini, personel gabungan masih mengejar anggota kelompok lain yang melarikan diri, sementara TNI mengajak sisa anggota kelompok bersenjata untuk menghentikan aktivitas gangguan keamanan dan kembali ke NKRI demi perdamaian di Papua.
Bagikan
Berita terkait
Pentolan OPM Hermanus Hogajau & 3 Anak Buahnya Tewas Saat Kontak Tembak dengan Satgas TNI
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 20.22
Pentolan OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 19.54
Pentolan OPM Hermanus Hogajau Tewas usai Kontak Tembak dengan Satgas TNI
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 16.40
TNI Gagalkan Rencana Teror ke Permukiman Warga di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Tembak
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 07.52